Selasa, 24 Desember 2013

KOMUNIKASI DATA


MAKALAH KOMUNIKASI DATA





 
 

Disusun Oleh:
Firdaus Silla
1155201263
TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS BAKTI INDONESIA
TAHUN PELAJARAN 2013-2014





BAB I
PENDAHULUAN
a)      Latar Belakanga
Ilmu pengetahuan dan teknologi selalu berkembang dan mengalami kemajuan, Sesuai dengan perkembangan zaman dan cara berpikir manusia. terutama bidang informasi dan komunikasi, terutama pada bidang komputerisasi, untuk itu kami penulis berkeinhinan untuk meningkatkan SDM agar menjadi lebih bermanfaat di era globalisasi.
Kemudian untuk mewujudkan hal itu ,kami membuat makalah ini sebagai bahan pembelajaran dan acuan mahasiswa untuk belajar dan makalah ini sebagai tugas mata kuliah yang diberikan oleh Dosen Pembimbing. Dalam hal ini kami akan menyusun Materi  Mata Komunikasi Data

b)    Rumusan Masalah
1.      Lokal Area Network yang meliputi
1.    Topologi Jaringan Area Lokal
2.    Ethernet
3.    Ekspansi Jaringan Area Lokal
2.      Teknologi Komunikasi Modern yang meliputi
1.    Teknologi Komunikasi Pita Lebar (Broadband)
2.     Wireless LAN (WLAN) dan WiMax
3.    Bluetooth
4.    Long Term Evolution (LTE)

c)   Tujuan
Dari rumusan masalah di atas makalah ini bertujuan untuk :
1.      Untuk mengetahui tentang topologi area lokal , pengertian ethernet , dan ekspansi jaringan area local
2.      Untuk mengetahui tentang teknologi komunikasi pita lebar ( Broadband ) , Wireless Lan ( WLAN ) dan WiMax, Bluetooth , dan Long term evolution  ( LTE ).







BAB II
PEMBAHASAN
A.    LOKAL AREA NETWORK
1.      Topologi Area Lokal
Topologi Jaringan Area Lokal merupakan suatu pola hubungan antara terminal dalam jaringan komputer. Pola ini sangat erat kaitannya dengan metode access dan media pengiriman yang digunakan. Topologi yang ada sangatlah tergantung dengan letak geograpis dari masing-masing terminal, kualitas kontrol yang dibutuhkan dalam komunikasi ataupun penyampaian pesan, serta kecepatan dari pengiriman data.
Ada beberapa jenis topologi dalam LAN diantaranya :
a.         Topologi Mesh (Point To Point) Topologi Mesh 2 Komputer
Topologi mesh adalah jaringan yang menghubungkan komputer secara point to point (titik ke titik). Artinya semua komputer akan terhubung satu per satu tanpa ada yang terputus. Dalam topologi mesh ini jaringan menggunakan pola yang tidak terpusat.
- Kelebihan: Fault tolerant (kemampuan sistem untuk terus bekerja ketika ada kegagalan komponen) sangat besar karena banyaknya link dengan setiap node.
- Kekurangan :  biaya instalasi mahal, instalasi memakan waktu lama karena harus satu-satu , manajemen jaringan rumit , troubleshooting jaringan sukar.
b.         Topologi Bintang ( Star Topology )
Topologi bintang adalah jaringan yang menghubungkan semua komputer dengan konsentrator berupa perangkat hub atau switch. Dalam topologi ini jaringan menggunakan pola yang terpusat sehingga ada komputer yang berfungsi sebagai server dan adapula yang bertindak sebagai workstation.
- Keuntungan : kerusakan pada satu saluran tidak mengganggu saluran lainnya , tingkat keamanan termasuk tinggi , tahan terhadap kesibukan lalulintas data dalam jaringan , penambahan maupun pengurangan stasiun tidak mengganggu stasiun lainnya , mudah dalam mendeteksi kesalahan , mudah dalam perawatan jaringan.
- Kekurangan : boros kabel , perlu adanya penanganan khusus , hub menjadi elemen yang sangat kritis..
c.         Topologi Cincin ( Ring Topology )
Topologi cincin adalah jaringan yang menghubungkan host dengan host lainnya dalam lingkaran tertutup. Host adalah komputer yang terhubung dengan suatu jaringan. Topologi ini menggunakan pola jaringan yang tidak terpusat.
- Kelebihan : memiliki 2 (dua) jalur komunikasi , hemat kabel.
- Kekurangan :  pekah terhadap kesalahan , dapat menimbulkan kepadatan lalulintas  bila banyak komputer dalam jarinagan , kaku dalam pengembangan jaringan.
d.        Topologi Bus
Topologi Bus adalah jaringan yang menggunakan sebuah kabel untuk menghubungkan semua komputer. Sehingga semua host terhubung secara langsung dengan kabel tersebut. Topologi ini menggunakan pola jaringan yang tidak terpusat.  - Kelebihan : hemat kabel , perancangan kabel sederhana , mudah dikembangkan
- Kekurangan : terjadi kepadatan lalulintas data pada jalur tertentu , diperlukan penguat/repeater untuk jarak jauh.
e.         Topologi Jaringan Pohon ( Tree Network )
Topologi Tree network adalah jaringan komputer terpusat yang mana terdapat tingkatan simpul (node). Dimana simpul yang diatas dapat mengatur simpul yang dibawahnya, data yang menuju simpul bawah pun harus melewati simpul atas dulu. Demikian pula sebaliknya.
- Kelebihan : Penambahan node bisa dilakukan dengan mudah , Troubleshooting mudah, Jika salah satu kabel ada yang putus jaringan tetep bisa berfungsi, manajemen terpusat dan memudahkan untuk jaringan dalam skala besar , dapat membentuk kelompok jaringan-jaringan tersendiri , Jika ada switch yang mati, maka jaringan yang mati hanya yang berada di switch tersebut.
- Kekurangan : Jika ada switch yang paling atas mati maka jaringan yang dibawahnya akan mati total.
2.      Ethernet
Ethernet adalah teknologi jaringan komputer berdasarkan pada kerangka area lokal (LAN). Sistem komunikasi melalui ethernet membagi aliran data ke dalam paket individual yang disebut frame. Setiap frame berisi alamat sumber dan tujuan dan pengecekan error data sehingga data yang rusak dapat dideteksi dan dikirim kembali.
Ethernet adalah protokol LAN yang memungkinkan setiap PC berlomba untuk mengakses network. Sekarang ia menjadi protokol LAN yang paling populer karena relatif murah dan mudah diinstal serta ditangani.
Pengertian ethernet card adalah jenis perangkat keras jaringan komputer berupa adaptor, awalnya diciptakan untuk membangun sebuah Local Area Network (LAN). Hal ini digunakan untuk mendukung standar Ethernet untuk koneksi jaringan kecepatan tinggi melalui kabel dalam jaringanatau sering disebut sebagai kartu LAN. 
Fungsi Ethernet Card adalah membantu pertukaran file dan data melalui jaringan komputer. Komputer-komputer ini berkomunikasi melalui jaringan komputer dengan bantuan dari akses fisik ke media jaringan, dan sistem pengalamatan tingkat rendah melalui penggunaan alamat MAC (nomor seri unik 48-bit yang disimpan dalam ROM yang dilakukan pada Ethernet Card ). Dalam sebuah jaringan, setiap komputer memiliki kartu dengan alamat MAC yang unik.
3.      Ekspansi Area Lokal
Definisi Jaringan
Pengertian sederhana dari jaringan komputer adalah sekumpulan perangkat yang dapat digunakan untuk menyimpan dan manipulasi data elektronis dan pesan- pesan, saling terkait satu dengan lainnya di mana dengan cara tersebut pengguna dapat menyimpan,menggali dan saling berbagi-pakai terhadap informasi yang tersedia. Pada umumnya yang dihubungkan oleh jaringan terdiri dari komputer mikro, terminal, printer dan media penyimpan data, serta perangkat jaringan lainnya. Jaringan komputer terbagi menjadi tiga, yaitu :
1.  Local Are Network (LAN)
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil, seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi.
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan
2.   Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
3.  Wide Area Network (WAN)
WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
Komponen Jaringan
Secara umum suatu jaringan terdiri dari beberapa perangkat keras berikut ini :
a.   NIC
NIC atau kartu antarmuka jaringan atau kartu jaringan merupakan peralatan yang memungkinkan terjadinya hubungan antara jaringan dengan komputer workstation atau jaringan dengan komputer server.
NIC berfungsi untuk menghubungkan antara komputer dengan kabel jaringan yang terpasang secara fisik. Pemasangan card ini dihubungkan pada slot ekspansi dalam komputer baik slot ekspansi ISA maupun slot ekspansi PCI bahkan pada beberapa motherboard komputer NIC sudah terpasang secara onboard. Dalam komputer notebook NIC kadang-kadang dipasang pada slot PCMCIA. Secara umum NIC tersedia untuk kabel Coaxial dan kabel Twisted-pair.
b.   Router
Router adalah perangkat yang dapat digunakan untuk menghubungakn dua jaringan local yang mempunyai protocol sama pada lapisan jaringan OSI sedangkan protocol pada lapisan fisik dan link berbeda. Jadi fungsi utama Router digunakan untuk pengiriman data jika terdapat perbedaan dalam beberapa bagian protokol. Perbedaan dari beberapa bagian protokol ini terjadi pada hubungan antar jaringan LAN dengan LAN dalam suatu WAN (Wide Area Network). Router ini menghubungkan antar LAN tersebut.
c.   Modem
Modem (Modulator Demodulator) berfungsi sebagai media untuk pengiriman data pada jarak jauh atau data pada jaringan global. Proses pengiriman data dilakukan secara serial dlam bentuk pulsa analog frekuensi tinggi dengan prinsip dasar modulasi. Untuk pengiriman jarak jauh digunakan sinyal analog mengingat sinyal digital mempunyai jarak jangkau yang pendek sebagai akibat pengaruh redaman maupun derau pada media pengirimannya, sedangkan pada sinyal analog meskipun mempunyai kelemahan yakni terpengaruh oleh derau selama pengiriman tetapi hal ini dapat diatasi dengan pengiriman pada frekuensi tinggi.
d.   Hub
Hub meupakan pusat koneksi semua node pada jaringan. Semua peralatan jaringan dihubungkan satu dengan yang lain melalui hub. Hub bertindak sebagai titik pengendali untuk aktivitas sistem, pengelolan serta pengembangan jaringan.
e.   Switch
Switch adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan beberapa LAN yang terpisah dan untuk meningkatkan kinerja jaringan suatu organisasi dengan cara pembagian jaringan yang besar dalam beberapa jaringan yang lebih kecil. Meskipun terhubung dengan jaringan yang bebeda pada masing-masing port, switch dapat memindahkan paket data antar jaringan apabila diperlukan
f.   Bridge
Bridge adalah alat yang memungkinkan untuk membagi suatu jaringan besar dalam dua jaringan yang lebih kecil. Bridge juga berfungsi sebagai MAC relay. Bridge juga transparan terhadap IP, artinya apabila suatu host mengirim IP datagram ke host yang lain, IP tidak akan diawasi oleh bridge dan langsung cross ke host yang dituju.
g.   Repeater
Repeater adalah alat yang dapat menguatkan (boost) isyarat atau sinyal jaringan yang melintasinya. Repeater melakukan penguatan dengan cara memperbaiki secara elektrik isyarat yang diterima serta memancarkannya kembali isyarat tersebut. Repeater apa berupa alat yang terpisah atau menjadi satu dengan konsentrator. Repeater digunakan apabila jarak tempuh isyarat yang melalui kabel melebihi jarak tempuh standar kabel yang digunakan. Repeater juga berfungsi untuk mempebesar batasan panjang satu segmen.
Tipe Jaringan
1.    Jaringan Client-Server
Server adalah sebuah komputer yang menyediakan fasilitas untuk komputer-komputer yang lain di dalam suatu jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau yang menggunakan fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh srver. Server di jari ngan tipe client-server dapat disebut Dedicated server karena hanya berperan sebagai server saja yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation
2.   Jaringan Peer To Peer
Jika saja ditinjau dari sebuah server di kedua tipe jaringan tersebut.maka server di jaringan peer to peer di istilahkan atau dapat dikatakan non Dedicated server karena server tidak berperan penuh sebagai server murni namun dapat dikatakan juga bisa sekaligus berperan sebagai client atau workstation.
4.      TEKNOLOGI KOMUNIKASI MODERN
a.   TEKNOLOGI KOMUNIKASI PITA LEBAR ( BROADBAND )
Teknologi Komunikasi Pita Lebar (Broadband) adalah sistem komunikasi pribadi berbasis nirkabel yang menggunakan pita yang lebih lebar. Pita lebar ini memungkinkan penggunaan multimedia yang tidak dapat dilakukan oleh sistem pita sempit (narrowband). Selain efektif dan efisien, Broadband juga menyediakan potensi nirkabel yang memancarkan sinyal yang lebih kuat dari teknologi selular lainnya. Sistem ini mengurangi proses propagasi dan menawarkan kualitas suara yang lebih baik. Di samping itu sistem ini juga memiliki potensi lingkaran lokal (local loop) yang transparan dengan fungsi seperti teknologi Internet yang menggunakan kabel (wireline).
Teknologi Komunikasi Pita Lebar dirancang untuk menyediakan layanan bergerak (mobile) ke fasilitas antarmuka lainnya. Pita lebar memiliki kecepatan dalam mengirimkan data dalam bentuk audio (data voice), data berupa gambar dan huruf (high speed fax), data multimedia, dan data dalam bentuk video. Teknologi Komunikasi Pita Lebar merupakan teknologi spektrum lanjutan yang digunakan untuk kepentingan komersil memberikan berbagai kelebihan dibanding dengan sistem komunikasi yang mendahuluinya. Teknologi Komunikasi Pita Lebar cocok untuk diterapkan di daerah yang sulit dimana penerapan jaringan kabel akan mengakibatkan biaya tinggi. Ini karena teknologi komunikasi Pita lebar ini lebih mudah dipasang dibandingkan dengan menggunakan kabel tembaga .
2.      WIRELESS LAN ( WLAN ) dan WIMAX
b.   WIRELESS LAN ( WLAN )
Wireless LAN ( WLAN ) adalah sebuah sistem komunikasi data yang fleksibel yang dapat diaplikasikan sebagai ekstensi ataupun sebagai alternatif pengganti untuk jaringan LAN kabel. Wireless LAN menggunakan teknologi frekuensi radio, mengirim dan menerima data melalui media udara, dengan meminimalisasi kebutuhan akan sambungan kabel. Dengan begitu, wireless LAN telah dapat mengkombinasikan antara konektivitas data dengan mobilitas user.
Wireless LAN adalah sebuah alternatif dimana untuk alternatif LAN kabel sulit atau tidak mungkin dibangun. Tempat-tempat seperti bangunan tua yang dilindungi atau ruang-ruang kelas. instalasi WLAN juga murah karena  hanya terdiri dari akses poin dan instalasi jaringan Backbone , bagian terakhir dari jaringan yang berada di udara.
Kelebihan dari WLAN :
1.      Mobilitas tinggi
2.      Kemudahan dan kecepatan instalasi
3.      Menurunkan biaya kepemilikan
4.      Fleksibel
5.      Scalable
Kekurangan dari WLAN :
1.      Delay yang besar
2.      Biaya peralatan mahal
3.      Adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul, dan banyak sumber interferensi.
4.      Kapasitas jaringan menghadapi keterbatasan spektrum
5.      Keamanan / kerahasiaan data kurang terjamin
b.    WiMAX
WiMAX merupakan singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX) adalah teknologi telekomunikasi dengan transmisi data nirkabel yang juga dapat digunakan untuk akses internet. Teknologi yang dikembangkan sesuai dengan standart spesifikasi IEEE 802.16 ini juga dikenal dengan sebutan Broadband Wireless Access (BWA). 
Sebutan WiMAX sendiri diperkenalkan oleh WiMAX Forum yang berdiri pada tahun 2001 untuk menentukan standarisasi teknologi dan perangkat yang digunakan.
Keuntungan WiMAX :
·         Banyak keuntungan yang didapatkan dari terciptanya standardisasi industri ini. Para operator telekomunikasi dapat menghemat investasi perangkat, karena kemampuan WiMAXdapat melayani pelanggannya dengan area yang lebih luas dan tingkat kompatibilitas lebih tinggi. Selain itu, pasarnya juga lebih meluas karena WiMAX dapat mengisi celah broadband yang selama ini tidak terjangkau oleh teknologi Cable dan DSL (Digital Subscriber Line).
·         WiMAX salah satu teknologi memudahkan mereka mendapatkan koneksi Internet yang berkualitas dan melakukan aktivitas. Sementara media wireless selama ini sudah terkenal sebagai media yang paling ekonomis dalam mendapatkan koneksi Internet. Area coverage-nya sejauh 50 km maksimal dan kemampuannya menghantarkan data dengan transfer rate yang tinggi dalam jarak jauh, sehingga memberikan kontribusi sangat besar bagi keberadaan wireless MAN dan dapat menutup semua celah broadband yang ada saat ini. Dari segi kondisi saat proses komunikasinya, teknologi WiMAX dapat melayani para subscriber, baik yang berada dalam posisi Line Of Sight (posisi perangkat-perangkat yang ingin berkomunikasi masih berada dalam jarak pandang yang lurus dan bebas dari penghalang apa pun di depannya) dengan BTS maupun yang tidak memungkinkan untuk itu (Non-Line Of Sight). Jadi di mana pun para penggunanya berada, selama masih masuk dalam area coverage sebuah BTS (Base Transceiver Stations), mereka mungkin masih dapat menikmati koneksi yang dihantarkan oleh BTS tersebut.
3.      BLUETOOTH
Bluetooth adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi juga (Personal Arena Network/PDA) tanpa kabel, bluetooth menghubungkan dan dipakai untuk melakukan tukar menukar informasi di antara peralatan-peralatan elektronik.
Spesifikasi dari peralatan bluetooth dikembangkan dan di distribusikan oleh BluetoothSpecial Interest Group (B-SIG) dan dipromotori oleh Ericson, IBM, Intel,  Nokia, Toshiba, 3com, Lucen tecnologis, Microsoft, dan Motorola.
Nama bluetooth berasal dari nama raja Denmark yang bernama Harald Blatand (Abad 10) yang telah berhasil menyatukan suku-suku yang sebelumnya berperang diwilayahSkandinavia (Swedia, Filandia, Denmark, Norwegia) sedangkan logo bluetooth berasal dari penyatuan 2 huruf jerman yang analog yaitu huruf A dan B.
Bluetooth adalah teknologi komunikasi wirelees (tanpa kabel) yang beroperasi pada 2,4 GHz, unlicense ISM (Indrustrial, Scientifik, dan Medical) dengan menggunakan frequency hopping transleiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara realtime antara perangkat bluetooth dengan jarak jangkauan yang terbatas (±10M / 30 kaki), aplikasi-aplikasi yang disediakan layanan bluetooth.
Kelebihan system Bluetooth :
1.      Dapat menembus berbagai rintangan seperti dinding, kotak, dsb. Walaupun jaraknya hanya 10M.
2.      Tidak memerlukan kabel atau kawat.
3.      Dapat me-singkronisasi data dari HP ke Komputer.
4.      Dapat digunakan sebagai perantara modem.
Kekurangan system bluetooth
1.      Menggunakan frekuensi yang sama dengan gelombang WiFi.
2.      Jika terlalu banyak koneksi bluetooth dalam satu ruangan sulit untuk menemukan penerima yang diharapkan.
3.      Banyak mekanisme keamanan yang harus diperhatikan untuk mencegah kegagalan pengiriman atau penerimaan informasi.
4.      Banyak beredar virus-virus yang disebarkan melalui bluetooth dari handphone.
4.      LONG TERM EVOLUTION ( LTE )
LTE (Long Term Evolution) adalah sebuah nama baru dari layanan yang mempunyai kemampuan tinggi dalam sistem komunikasi bergerak (mobile). Merupakan langkah menuju generasi ke-4 (4G) dari teknologi radio yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan jaringan telepon mobile. Dimana generasi sebelumnya dikenal sebagai 3G (untuk "generasi ketiga"), LTE dipasarkan sebagai 4G.
Menurut IMT Advanced (International Mobile Telecommunications Advanced), LTE tidak sepenuhnya sesuai dengan persyaratan 4G. Sebagian besar operator selular di Amerika Serikat dan beberapa operator di seluruh dunia mengumumkan rencana untuk mengubah jaringan mereka untuk LTE dimulai pada 2009. Layanan LTE pertama di dunia dibuka oleh TeliaSoneradi dua kota Skandinavia yaitu Stockholm dan Oslo pada 14 Desember 2009. LTE adalah satu set perangkat tambahan ke Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang diperkenalkan pada 3rd Generation Partnership Project (3GPP) Release 8. Banyak dari 3GPP Release 8 mengadopsi teknologi 4G, termasuk semua IP arsitektur jaringan.
Meskipun biasanya dilihat sebagai telepon seluler atau penghantar, LTE juga didukung oleh badan-badan keamanan publik di Amerika Serikat. Band radio 700 MHz sebagai teknologi pilihan untuk keselamatan publik.
LTE memberikan tingkat kapasitas downlink sedikitnya 100 Mbps, dan uplink paling sedikit 50 Mbps dan RAN round-trip kurang dari 10 ms. LTE mendukung operator bandwidth, dari 20 MHz turun menjadi 1,4 MHz dan mendukung pembagian frekuensi duplexing (FDD) dan waktu pembagian duplexing (TDD).
Bagian dari standar LTE adalah Arsitektur Sistem Evolution, sebuah jaringan berbasis IP yang dirancang untuk menggantikan arsitektur GPRS Core Network dan memastikan dukungan untuk mobilitas antara beberapa non-sistem 3GPP, misalnya GPRS dan WiMax.
Keuntungan utama dengan LTE adalah throughput yang tinggi, latencyrendah, plug and play, FDD dan TDD pada platform yang sama, peningkatan pengalaman pengguna akhir dan arsitektur sederhana yang mengakibatkan biaya operasional yang rendah. LTE akan juga mendukung sel menara dengan teknologi jaringan yang lebih tua seperti GSM, cdmaOne, W-CDMA (UMTS), dan CDMA2000.
Banyak standar sebagai syarat untuk upgrade 3G UMTS ke teknologi komunikasi mobile 4G, yang pada dasarnya adalah sebuah sistem broadband mobile dengan peningkatan layanan multimedia.
Adapun standar-standarnya:
·         Puncak download angka 326,4 Mbit / s untuk 4x4 antena, dan 172,8 Mbit / s untuk antena 2x2 (menggunakan 20 MHz dari spektrum).
·         Puncak upload angka 86,4 Mbit / s untuk setiap 20 MHz dari spektrum menggunakan satu antena.
·         Lima terminal yang berbeda kelas telah ditetapkan dari kelas sentris suara sampai akhir tinggi terminal yang mendukung kecepatan data puncak. Semua terminal akan dapat memproses 20 MHz bandwidth.
·         Pada sedikitnya 200 pengguna aktif dalam setiap 5 MHz sel. (Khususnya, 200 data aktif klien)
·         Sub-5 ms latency untuk paket IP kecil
·         Meningkatkan fleksibilitas spektrum, dengan spektrum didukung irisan sekecil 1,5 MHz dan sebesar 20 MHz (W-CDMA membutuhkan 5 MHz iris, menyebabkan beberapa masalah dengan roll-beluk teknologi di negara-negara di mana 5 MHz adalah jumlah alokasi umum spektrum, dan sering telah digunakan dengan warisan standar seperti 2G GSM dan cdmaOne.) Membatasi ukuran untuk 5 MHz juga membatasi jumlah bandwidth per handset

BAB III 
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa : Topologi Jaringan Area Lokal merupakan suatu pola hubungan antara terminal dalam jaringan komputer. Ethernet adalah teknologi jaringan komputer berdasarkan pada kerangka area lokal (LAN). Teknologi Komunikasi Pita Lebar (Broadband) adalah sistem komunikasi pribadi berbasis nirkabel yang menggunakan pita yang lebih lebar. Wireless LAN ( WLAN ) adalah sebuah sistem komunikasi data yang fleksibel yang dapat diaplikasikan sebagai ekstensi ataupun sebagai alternatif pengganti untuk jaringan LAN kabel.  WiMAX adalah teknologi telekomunikasi dengan transmisi data nirkabel yang juga dapat digunakan untuk akses internet. Bluetooth adalah suatu teknologi komunikasi wireless yang memanfaatkan frekuensi radio ISM 2.4 GHz untuk menghubungkan perangkat genggam secara terpisah ( handphone, PDA, computer, printer, dan lain-lain) dengan jangkauan yang pendek. Long Term Evolution, atau LTE, merupakan standar baru untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan jaringan saat ini hingga 100 Mbps untuk downlink dan 50 Mbps untuk uplink. LTE menggunakan radio yang berbeda, namun tetap menggunakan dasar jaringan GSM / EDGE dan UMTS / HSPA. LTE sering disebut dengan istilah 4G (generasi keempat), untuk membedakannya dengan jaringan 3G.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar